Polresbonetribratanews.com, Bone ~ Awangpone, Selasa, 13 Oktober 2026 — Turnamen Sepak Bola Limpoe Cup IV Tahun 2026 kembali berlanjut di Lapangan Sepak Bola Dusun Limpoe, Desa Kading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pertandingan hari ketiga dimulai sekitar pukul 14.30 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 11 hingga 23 Oktober 2026, diikuti oleh 24 tim kesebelasan dari wilayah Kabupaten Bone. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dalam olahraga sepak bola sekaligus mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat sportivitas.
Pada pertandingan pertama, BINTANG LAUT FC berhadapan dengan BHAYANGKARA FC. Pertandingan berlangsung kompetitif dan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan BINTANG LAUT FC. Pertandingan dipimpin oleh wasit Irvandi, S.Pd., dengan Mashudi Muhar, S.Pd., sebagai asisten wasit pertama dan A. Try Surahmat, S.Pd., M.Pd., sebagai asisten wasit kedua.
Pertandingan kedua mempertemukan LAMURU UNITED FC melawan BUKKANG FC. Dalam pertandingan tersebut, LAMURU UNITED FC berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-1. Pertandingan dipimpin oleh wasit Fadly Jamil, dibantu A. Try Surahmat, S.Pd., M.Pd., sebagai asisten wasit pertama dan Mashudi Muhar, S.Pd., sebagai asisten wasit kedua.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung, personel Polsek Awangpone bersama personel Koramil Awangpone melaksanakan pengamanan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Awangpone Nomor: Sprin/226/X/PAM 2.2/2026 tanggal 8 Oktober 2026. Seluruh rangkaian pertandingan hari ketiga berakhir pada pukul 17.20 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Awangpone, AKP Supriyadi, S.Sos., M.Si., mengharapkan seluruh pemain, panitia, dan penonton agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, menaati peraturan pertandingan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan dukungan seluruh pihak, Turnamen Limpoe Cup IV Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung lancar hingga selesai dan menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
(Awp~14)






















