Menu

Mode Gelap
Mediasi Sukses: Bripka Firman Redakan Konflik Pencemaran Nama Baik di Desa Bellu Kapolres AKBP Erwin Syah Lakukan Silaturahmi Dengan Dandim 1407 dan Kajari Bone Tiga Hari Ops Patuh, Satlantas Polres Bone Jaring Puluhan Pelanggar POLRI GELAR KEJUARAAN NASIONAL JUDO KAPOLRI CUP 2024, ANGGOTA POLRES BONE RAIH MEDALI PERUNGGU Transaksi Sabu Berujung Borgol: Polres Bone Ringkus Pengedar

Daerah · 15 Jun 2024 08:10 WITA ·

Viral Kisah Sedih Fahri, Ayah Meninggal Saat Proses Seleksi Polri


 Viral Kisah Sedih Fahri, Ayah Meninggal Saat Proses Seleksi Polri Perbesar

Viral kisah sedih seorang calon siswa (Casis) Tamtama Polri di Polda Sulawesi Utara (Sulut) karena ayahnya meninggal saat proses seleksi berlangsung. Ialah Fahri Potabuga yang mendapat kabar tak baik saat menjalani serangkaian tes jasmani.

Video dalam akun TikTok RoSdmPoldaSulut, memperlihatkan saat Fahri yang diberitahu usai menyelesaikan tes renang. Dia dihampiri seorang panitia seleksi untuk diajak berbicara sebelum menyampaikan kabar meninggalnya ayah Fahri.

Panitia seleksi tersebut awalnya mengajak Fahri berbicara dengan menanyakan motivasi mengikuti seleksi Tamtama dan latar belakang keluarganya. Dia mengaku, hanya daei keluarga biasa.

“Ini da bawa pa ngana di sini untuk mo kase tahu…ngana pe papa so meninggal,” ujar panitia seleksi tersebut.

“Siap, belum komandan,” ucap Fahri.

Panitia seleksi tersebut akhirnya kembali menekankan kalimatnya bahwa ayahnya meninggal. Oleh karenanya, panitia seleksi sengaja mendahulukan urutan tes dan pemeriksaan Fahri, agar casis asal pengiriman Polres Kotamobagu ini dapat pulang lebih cepat ke rumahnya.

“Sudah, barusan dapat informasi. Jadi makanya torang dari panitia bekeng ngana duluan samua. Nanti ke antropometri ngana duluan,” jelas panitia seleksi tersebut.

Fahri pun menangis sambil menutup wajahnya dengan kaos yang dikenakannya. Namun, dia memastikan masih akan terus kuat melewati cobaan ini.

“Ngana kuat neh,” ujar panitia seleksi tersebut.

“Siap, komandan,” jawab Fahri.

Fahri akhirnya selesai menjalani pemeriksaan antropometri dengan mata yang berkaca-kaca. Dia lantas pulang diantar oleh tim dari Biro SDM Polda Sulut ke rumahnya di Desa Lobong, Kotamobagu.

Sesampainya di rumah, Fahri disambut saudara-saudara yang berusaha menenangkannya. Fahri terus menangis sambil menunduk hingga di pelukan sang nenek.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ciptakan Pilkada Serentak 2024 Aman dan Damai di NTB, Kaops NCS Polri Minta Para Kapolres Bisa Kelola Potensi Konflik

25 Juli 2024 - 19:16 WITA

Keluhan Masyarakat Didengar: Polres Bone Tertibkan Remaja Pesta Miras di Tempat Umum

25 Juli 2024 - 11:22 WITA

Tim Presisi Sat Samapta Polres Bone Tanggap Tangani Insiden ODGJ Bersenjata

25 Juli 2024 - 11:03 WITA

Terbaik I Pelaporan Quick Wins, Kapolres Bone: Terimakasih dan Tetap Pertahanan Prestasinya

25 Juli 2024 - 10:23 WITA

Personil Polsek Awangpone Polres Bone Lakukan Pendampingan Kegiatan PIN Polio di Desa Pacing

25 Juli 2024 - 08:04 WITA

Polsek Awangpone Polres Bone Monev Penggunaan Dana Desa Mappaloulaweng Tahap I Tahun 2024

25 Juli 2024 - 07:52 WITA

Trending di Headline